Pusat bantuan
GRATIS ONGKIR
DAPATKAN SPECIAL PRICE
PRODUKSI 24JAM

WAJIB TAHU! Ini Dia Perbedaan Metode Cetak DTF dengan DTG

Cetak Kain – Halo sobat kain, di artikel kali ini kita akan membahas perbedaan Sablon Kaos Transfer Film DTF dengan Direct to Garment DTG. Setelah kemarin kita sudah mengenal lebih jauh dengan DTF – alternatif sablon digital satuan, kita akan membahas perbedaannya dengan Sablon Kaos DTG atau Direct to Garment.

Sebelumnya pasti kalian tahu banyak sekali Teknik yang digunakan untuk membuat sablon kaos. Tahu gak sih sobat kain? Saat ini yang sedang TRENDING adalah cetak kaos sablon digital dengan DTG ataupun dengan DTF.

 

Mungkin sobat kain bingung nih, harus menggunakan Teknik yang mana? Diartikel kali ini kita akan membahas perbedaan DTF dengan DTG. Lets check this out

 

4 Perbedaan Sablon Kaos DTF dengan DTG

Buat sobat kain yang masih belum tahu tentang DTF bisa klik disini, dan jika sobat kain sudah kenal dengan metode cetak kaos DTF ini, kita akan membagikan 4 perbedaan yang wajib kamu ketahui tentang DTF dengan DTG.

 

1. Kualitas Hasil Sablon

Perbedaan yang pertama yaitu dari hasil sablonya. Untuk hasil sablon kaos dari DTF ini adalah elastis, tidak mudah retak, teksturnya halus saat diraba, kualitas warna cetak kaos pakai riecat alfa cukup pekat, ketekanan lebih kuat sekalipun ditarik berkali-kali, dan yang terakhir tidak mudah luntur sekalipun di uji tes cuci sikat.

 

Sedangkan, hasil sablon kaos dari DTG yaitu terlihat seperti retak jika di tes Tarik uji ketahanannya, karena hasil print kaos DTG satuan ini mengikuti pori-pori kaos.

 

Sablon kaos DTG ini juga memiliki tekstur yang halus saat di raba, maka dari itu kaos yang memiliki gramasi 30s/40s dimana pori-pori kaosnya lebih kecil, dan yang terakhir yaitu sablon kaos DTG tidak mudah luntur sekalipun dicuci berkali-kali.

 

2. Jenis Tinta yang Digunakan

Sablon Digital Transfer Film (DTF) menggunakan tinta khusus yaitu Vator Ink DTF dengan basic water base, sehingga mampu menghasilkan kualitas cetak kaos yang maksimal.

 

Sedangkan Direct to Garment (DTG) menggunakan tinta textile germany basic water base yang Mudah kering (Quick Dry), mengapa DTG menggunakan tinta seperti itu? Supaya saat diaplikasikan untuk print kaos DTG, tinta bisa langsung menyerap ke pori-pori kaos.

 

3. Jenis Desain yang Digunakan

Sobat kain harus tahu nih, tidak semua desain dapat di cetak lho. Untuk Digital Transfer Film (DTF) desain harus di mirror. Sedangkan, untuk metode Direct to Garment (DTG) desain tidak perlu di mirror asalkan memiliki resolusi baik.

 

4. Metode Cetak

Perbedaan yang terakhir yaitu dari proses cetaknya nih sobat kain. Dimana untuk Digital Transfer Film (DTF) ini berupa lembaran / roll to roll, setelah itu dilanjutkan dengan menaburi powder lem supaya tinta dapat merekat, dilanjutkan dengan menggunakan hotgun/oven untuk dilelehkan, serta diakhiri dengan proses press ke kaos.

Untuk media yang bisa digunakan adalah bahan cotton, polyester, TC, Scuba, dan bahan berserat.

 

Sedangkan, untuk sablon kaos dengan menggunakan metode sablon kaos Direct to Garment (DTG) menggunakan proses treatment dilangkah pertama agar design dapat menempel ke pori-pori kaos secara maksimal, setelah itu dilanjutkan dengan proses print langsung ke permukaan kaos.

Metode print kaos DTG satuan sederhana namun media yang bisa dicetak terbatas, hanya cocok untuk media kaos cotton saja. Selain media kaos cotton hasil akan kurang maksimal ( warna tidak pekat / mudah rontok ).

 

 

Oke sobat kain itulah 4 perbedaan metode sablon kaos antara Digital Transfer Film dengan Direct to Garment. Semoga artikel kali ini bermanfaat buat kamu yang masih penasaran harus menggunakan metode cetak yang mana.

Sekarang pilihan ada di tanganmu mau pilih DTF atau DTG. Terimakasih telah mengunjungi artikel kali ini. Buat sobat kain yang mau print kain bisa klik disini atau bagi sobat kain yang mau cetak kaos satuan dengan menggunakan metode DTG atau DTF kita ada lho guys. Buruan order sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.